Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. (MCOR) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Bank China Construction Bank Indonesia Tbk.Trading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: Bank China Construction Bank Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp68 (kapitalisasi pasar 2,55 T, volume 24 jam 485,4 rb), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp298 (kapitalisasi pasar 4,79 T, volume 24 jam 12,25 jt). Perbedaan utamanya: Summarecon Agung Tbk. lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,25 jt vs 485,4 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MCORSMRA
Kapitalisasi Pasar
2,55 T4,79 T
Volume
485,4 rb12,25 jt
Lot
4,85 rb122,47 rb
Perputaran
32,56 jt3,62 M
Harga Rata-rata
67,07295,63
Nilai Transaksi
32,56 jt3,62 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
68298
Volume Ekuilibrium Indikatif
22,11 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MCOR
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Bank China Construction Bank Indonesia Tbk.

PT Bank Multicor (Bank) was established under its original name of PT Multinational Finance Corporation base on notarial deed No.4 of Mr Bagijo, S.H, dated on Apr 2, 1974. The Company’s articles of association has been amended several times, most recently by notarial deed No. 143 of Eliwati Tjitra, S.H., dated Mar 21, 2007, concerning among others, the change in the Company’s name, Anggaran Dasar and public offering. The Bank's name was changed to PT Bank Windu Kentjana International Tbk.

Selengkapnya di halaman MCOR

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA