Perbedaan MovieBloc dan Towns: MovieBloc diperdagangkan di Rp10,66 (kapitalisasi pasar Rp208,65M, volume 24 jam Rp17,49M), sedangkan Towns diperdagangkan di Rp39,11 (kapitalisasi pasar Rp133,06M, volume 24 jam Rp50,06M). Perbedaan utamanya: MovieBloc lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai MovieBloc dibatasi (19,6B / 30B MBL (66%)), sedangkan Towns terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MovieBloc selama 63 Hari dan Towns selama 28 Hari.
| MBL | TOWNS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp208,65M | Rp133,06M |
Volume (24h) | Rp17,49M | Rp50,06M |
Suplai yang Beredar | 19,6B / 30B MBL (66%) | 3,4B TOWNS |
Typical Hold Time | 63 Hari | 28 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MovieBloc adalah platform terdesentralisasi untuk distribusi film dan konten. MBL digunakan untuk kegiatan ekonomi dalam ekosistemnya, seperti menonton konten premium, sarana kreator membayar penerjemahnya, memberi donasi untuk peserta lain, dan memberi imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman MBL →Towns Protocol adalah infrastruktur komunikasi yang dirancang untuk mendukung aplikasi pesan real-time. Protokol ini terdiri dari blockchain Layer 2 yang kompatibel dengan EVM, node stream terdesentralisasi untuk pengiriman pesan, dan smart contract di Base, salah satu Layer 2 Ethereum. Towns memungkinkan terciptanya grup percakapan terprogram yang disebut Spaces, dengan dukungan enkripsi pesan, keanggotaan on-chain, staking, dan monetisasi lewat smart contract. Dengan ini, pengguna dapat membangun platform komunikasi tanpa perantara terpusat.
Selengkapnya di halaman TOWNS →