Perbedaan MovieBloc dan StakeStone: MovieBloc diperdagangkan di Rp10,65 (kapitalisasi pasar Rp208,69M, volume 24 jam Rp17,36M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp679,68 (kapitalisasi pasar Rp153,28M, volume 24 jam Rp53,71M). Perbedaan utamanya: MovieBloc lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar MovieBloc 19,6B / 30B MBL (66%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MovieBloc selama 63 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| MBL | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp208,69M | Rp153,28M |
Volume (24h) | Rp17,36M | Rp53,71M |
Suplai yang Beredar | 19,6B / 30B MBL (66%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 63 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MovieBloc adalah platform terdesentralisasi untuk distribusi film dan konten. MBL digunakan untuk kegiatan ekonomi dalam ekosistemnya, seperti menonton konten premium, sarana kreator membayar penerjemahnya, memberi donasi untuk peserta lain, dan memberi imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman MBL →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →