Perbedaan MovieBloc dan Sonic: MovieBloc diperdagangkan di Rp12,75 (kapitalisasi pasar Rp246,9M, volume 24 jam Rp38,97M), sedangkan Sonic diperdagangkan di Rp461,03 (kapitalisasi pasar Rp1,33T, volume 24 jam Rp135,76M). Perbedaan utamanya: Sonic jauh lebih besar — sekitar 5,4× kapitalisasi pasar MovieBloc, dan suplai MovieBloc dibatasi (19,5B / 30B MBL (66%)), sedangkan Sonic terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan MovieBloc selama 62 Hari dan Sonic selama 31 Hari.
| MBL | S | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp246,9M | Rp1,33T |
Volume (24h) | Rp38,97M | Rp135,76M |
Suplai yang Beredar | 19,5B / 30B MBL (66%) | 2,9B S |
Typical Hold Time | 62 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MovieBloc adalah platform terdesentralisasi untuk distribusi film dan konten. MBL digunakan untuk kegiatan ekonomi dalam ekosistemnya, seperti menonton konten premium, sarana kreator membayar penerjemahnya, memberi donasi untuk peserta lain, dan memberi imbalan kepada pengguna.
Selengkapnya di halaman MBL →Sonic adalah platform Layer 1 yang kompatibel dengan EVM, dirancang untuk mendukung developer dengan infrastruktur yang tangguh serta insentif menarik untuk proyek DeFi. Dengan lebih dari 10.000 TPS dan waktu konfirmasi di bawah satu detik, Sonic berkontribusi pada masa depan aplikasi terdesentralisasi (dApps).
Selengkapnya di halaman S →