Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Mayapada Internasional Tbk. (MAYA) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Bank Mayapada Internasional Tbk.Trading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Mayapada Internasional Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: Bank Mayapada Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp189 (kapitalisasi pasar 4,87 T, volume 24 jam 402,5 rb), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp298 (kapitalisasi pasar 4,79 T, volume 24 jam 12,25 jt). Perbedaan utamanya: Bank Mayapada Internasional Tbk. dan Summarecon Agung Tbk. berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,25 jt vs 402,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MAYASMRA
Kapitalisasi Pasar
4,87 T4,79 T
Volume
402,5 rb12,25 jt
Lot
4,03 rb122,47 rb
Perputaran
75,61 jt3,62 M
Harga Rata-rata
187,86295,63
Nilai Transaksi
75,61 jt3,62 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
189298
Volume Ekuilibrium Indikatif
12,11 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MAYA
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Bank Mayapada Internasional Tbk.

PT. Bank Mayapada Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed OF notary Edison Jingga, SH No 196 dated September 7, 1989 by the Notary Edison Jingga, SH., substitute for Misahardi Wilamarta, SH.By September 22, 1999 the bank increased its authorized capital from Rp 300,000,000,000 to Rp 650,000,000,000 which consits of 1,300,000,000 shares with nominal value of Rp 500 per share.

Selengkapnya di halaman MAYA

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA