Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Bank Mayapada Internasional Tbk. (MAYA) vs Maharaksa Biru Energi Tbk. (OASA)

Bank Mayapada Internasional Tbk.Trading
Maharaksa Biru Energi Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Bank Mayapada Internasional Tbk. dan Maharaksa Biru Energi Tbk.: Bank Mayapada Internasional Tbk. diperdagangkan di Rp189 (kapitalisasi pasar 4,87 T, volume 24 jam 402,5 rb), sedangkan Maharaksa Biru Energi Tbk. diperdagangkan di Rp328 (kapitalisasi pasar 2,02 T, volume 24 jam 61,81 jt). Perbedaan utamanya: Bank Mayapada Internasional Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Maharaksa Biru Energi Tbk., dan Maharaksa Biru Energi Tbk. lebih aktif diperdagangkan (61,81 jt vs 402,5 rb). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MAYAOASA
Kapitalisasi Pasar
4,87 T2,02 T
Volume
402,5 rb61,81 jt
Lot
4,03 rb618,11 rb
Perputaran
75,61 jt20,29 M
Harga Rata-rata
187,86328,24
Nilai Transaksi
75,61 jt20,29 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
189328
Volume Ekuilibrium Indikatif
112,74 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MAYA
Lihat detail
OASA
Lihat detail

Tentang Bank Mayapada Internasional Tbk.

PT. Bank Mayapada Tbk (the Company) was established based on Notarial Deed OF notary Edison Jingga, SH No 196 dated September 7, 1989 by the Notary Edison Jingga, SH., substitute for Misahardi Wilamarta, SH.By September 22, 1999 the bank increased its authorized capital from Rp 300,000,000,000 to Rp 650,000,000,000 which consits of 1,300,000,000 shares with nominal value of Rp 500 per share.

Selengkapnya di halaman MAYA

Tentang Maharaksa Biru Energi Tbk.

PT. Protech Mitra Perkasa Tbk (the Company) was established on April 20, 2006 based on the Notarial Deed No. 72 of Mellyani Noor Shandra S.H. The Company is starting as general trading and contracting company, the company continue to grow and build a solid reputation within the telecommucication industry. Complementing its trade and construction business, in 2013, the Company extends its services by providing managed services for Telco Towers through its full subsidiary, Telesys Indonesia.

Selengkapnya di halaman OASA