Perbedaan Maverick Protocol dan LayerZero: Maverick Protocol diperdagangkan di Rp158,57 (kapitalisasi pasar Rp185,41M, volume 24 jam Rp57,17M), sedangkan LayerZero diperdagangkan di Rp14.324 (kapitalisasi pasar Rp5,18T, volume 24 jam Rp311,06M). Perbedaan utamanya: LayerZero jauh lebih besar — sekitar 27,9× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai beredar Maverick Protocol 1,2B / 2B MAV (59%) dibanding 364M / 1B ZRO (37%) milik LayerZero. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Maverick Protocol selama 25 Hari dan LayerZero selama 13 Hari.
| MAV | ZRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp185,41M | Rp5,18T |
Volume (24h) | Rp57,17M | Rp311,06M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2B MAV (59%) | 364M / 1B ZRO (37%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 13 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →LayerZero adalah protokol interoperabilitas blockchain yang menghubungkan berbagai blockchain untuk mendukung pengembangan aplikasi dan token omnichain. LayerZero menggunakan endpoint on-chain yang tidak dapat diubah dan Security Stack, memastikan pesan yang aman dan bebas sensor di berbagai jaringan blockchain.
Selengkapnya di halaman ZRO →