Perbedaan Maverick Protocol dan Victoria VR: Maverick Protocol diperdagangkan di Rp170,49 (kapitalisasi pasar Rp199,36M, volume 24 jam Rp27,54M), sedangkan Victoria VR diperdagangkan di Rp31 (kapitalisasi pasar Rp520,88M, volume 24 jam Rp18,56M). Perbedaan utamanya: Victoria VR jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai beredar Maverick Protocol 1,2B / 2B MAV (59%) dibanding 16,8B / 16,8B VR (100%) milik Victoria VR. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Maverick Protocol selama 25 Hari dan Victoria VR selama 7 Hari.
| MAV | VR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp199,36M | Rp520,88M |
Volume (24h) | Rp27,54M | Rp18,56M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2B MAV (59%) | 16,8B / 16,8B VR (100%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →Victoria VR adalah dunia realitas virtual (VR) multiplayer masif yang dibangun dengan grafis realistis di atas blockchain. Ekosistem ini menawarkan lingkungan imersif untuk gaming, sosial, dan perdagangan virtual. VR adalah token asli yang digunakan untuk semua transaksi dalam game, pembelian aset, serta staking.
Selengkapnya di halaman VR →