Perbedaan Maverick Protocol dan TokenFi: Maverick Protocol diperdagangkan di Rp170,29 (kapitalisasi pasar Rp199,12M, volume 24 jam Rp28,01M), sedangkan TokenFi diperdagangkan di Rp39,93 (kapitalisasi pasar Rp39,92M, volume 24 jam Rp127,68M). Perbedaan utamanya: Maverick Protocol jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar TokenFi, dan suplai beredar Maverick Protocol 1,2B / 2B MAV (59%) dibanding 1B / 10B TOKEN (11%) milik TokenFi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Maverick Protocol selama 25 Hari dan TokenFi selama 10 Hari.
| MAV | TOKEN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp199,12M | Rp39,92M |
Volume (24h) | Rp28,01M | Rp127,68M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2B MAV (59%) | 1B / 10B TOKEN (11%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 10 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →TokenFi bertujuan menyederhanakan tokenisasi cryptocurrency dan aset, dengan posisi untuk menjadi platform tokenisasi terdepan di dunia. Industri tokenisasi diperkirakan akan mencapai $16 triliun pada tahun 2030. TokenFi diluncurkan oleh tim berpengalaman Floki, pencipta token populer Floki. Mereka memanfaatkan keahlian mereka untuk menjadikan TokenFi sebagai platform teratas di bidang tokenisasi.
Selengkapnya di halaman TOKEN →