Perbedaan Maverick Protocol dan SuperVerse: Maverick Protocol diperdagangkan di Rp169,21 (kapitalisasi pasar Rp199,12M, volume 24 jam Rp28,01M), sedangkan SuperVerse diperdagangkan di Rp1.553 (kapitalisasi pasar Rp998,16M, volume 24 jam Rp62,08M). Perbedaan utamanya: SuperVerse jauh lebih besar — sekitar 5× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai beredar Maverick Protocol 1,2B / 2B MAV (59%) dibanding 640,2M / 1.000M SUPER (65%) milik SuperVerse. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Maverick Protocol selama 25 Hari dan SuperVerse selama 27 Hari.
| MAV | SUPER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp199,12M | Rp998,16M |
Volume (24h) | Rp28,01M | Rp62,08M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2B MAV (59%) | 640,2M / 1.000M SUPER (65%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 27 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →SuperVerse adalah protokol keuangan terdesentralisasi cross-chain (DeFi) yang dibangun untuk memfasilitasi peluncuran non-fungible token (NFT) baru tanpa diperlukan pemrograman. Pasar dan seperangkat alat inovatif memungkinkan proyek apa pun untuk menerapkan farming dengan aturannya sendiri. Token SUPER memberi pengguna akses ke berbagai peluang di dunia kripto melalui SUPERVERSE, Partner Video Games, dan drop NFT yang sering terjadi.
Selengkapnya di halaman SUPER →