Perbedaan Maverick Protocol dan StakeStone: Maverick Protocol diperdagangkan di Rp158,23 (kapitalisasi pasar Rp186,41M, volume 24 jam Rp57,96M), sedangkan StakeStone diperdagangkan di Rp681,47 (kapitalisasi pasar Rp153,3M, volume 24 jam Rp53,11M). Perbedaan utamanya: Maverick Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Maverick Protocol 1,2B / 2B MAV (59%) dibanding 225,3M / 1B STO (23%) milik StakeStone. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Maverick Protocol selama 25 Hari dan StakeStone selama 11 Hari.
| MAV | STO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp186,41M | Rp153,3M |
Volume (24h) | Rp57,96M | Rp53,11M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2B MAV (59%) | 225,3M / 1B STO (23%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →StakeStone adalah protokol infrastruktur likuiditas terdesentralisasi yang dirancang untuk mengoptimalkan imbal hasil dan distribusi likuiditas di berbagai jaringan blockchain. Melalui solusi seperti LiquidityPad dan aset ETH/BTC yang menghasilkan imbal hasil, StakeStone memberdayakan penyedia likuiditas dengan peluang penghasilan yang efisien sekaligus memenuhi kebutuhan likuiditas khusus dari berbagai ekosistem dan protokol.
Selengkapnya di halaman STO →