Perbedaan Maverick Protocol dan MyShell: Maverick Protocol diperdagangkan di Rp155,93 (kapitalisasi pasar Rp181,55M, volume 24 jam Rp73,65M), sedangkan MyShell diperdagangkan di Rp353,67 (kapitalisasi pasar Rp144,09M, volume 24 jam Rp81,1M). Perbedaan utamanya: Maverick Protocol lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Maverick Protocol 1,2B / 2B MAV (59%) dibanding 409,1M / 1B SHELL (41%) milik MyShell. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Maverick Protocol selama 25 Hari dan MyShell selama 21 Hari.
| MAV | SHELL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp181,55M | Rp144,09M |
Volume (24h) | Rp73,65M | Rp81,1M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2B MAV (59%) | 409,1M / 1B SHELL (41%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 21 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →MyShell adalah platform ramah pengguna yang memungkinkan siapa pun untuk membuat, membagikan, dan memiliki agen AI. Platform ini menghubungkan AI dan blockchain melalui kerangka kerja agen, model open-source, dan komunitas kreator AI. MyShell juga menawarkan hiburan dan utilitas berbasis AI, sambil memberikan kepemilikan bersama kepada penggunanya.
Selengkapnya di halaman SHELL →