Perbedaan Maverick Protocol dan Raydium: Maverick Protocol diperdagangkan di Rp170,67 (kapitalisasi pasar Rp200,32M, volume 24 jam Rp28,12M), sedangkan Raydium diperdagangkan di Rp12.568 (kapitalisasi pasar Rp3,37T, volume 24 jam Rp234,3M). Perbedaan utamanya: Raydium jauh lebih besar — sekitar 16,8× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai beredar Maverick Protocol 1,2B / 2B MAV (59%) dibanding 269,3M / 555M RAY (49%) milik Raydium. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Maverick Protocol selama 25 Hari dan Raydium selama 24 Hari.
| MAV | RAY | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp200,32M | Rp3,37T |
Volume (24h) | Rp28,12M | Rp234,3M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2B MAV (59%) | 269,3M / 555M RAY (49%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 24 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token MAV saat ini diperdagangkan pada Rp171,55 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun osilator netral. Pivot point berada di Rp171 dengan support kunci di Rp167 dan resistance di Rp175. Kapitalisasi pasar mencapai Rp199,36 juta dengan 59% token beredar. Tidak ada update protokol atau ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada momentum breakout di atas Rp175, namun tekanan jual dominan. Risiko utama termasuk likuiditas rendah, sentimen komunitas yang terbatas, dan eksposur regulasi kripto yang berkelanjutan.
RAY saat ini diperdagangkan di Rp12.568 dengan kapitalisasi pasar Rp3,36 triliun. Sinyal teknis netral dengan moving averages bullish namun oscillators netral. Token berada di zona support kritis dengan RSI menunjukkan kondisi netral. Volume perdagangan mencapai Rp1 triliun setelah listing di Robinhood dan Revolut, serta integrasi tokenisasi saham SpaceX di platform Raydium.
Outlook netral dengan potensi upside jika bertahan di atas support Rp12.174. Peluang utama dari adopsi ekosistem Solana dan listing exchange besar, namun risiko volatilitas tinggi dan tekanan jual di level resistance Rp12.854 perlu diwaspadai.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →Raydium (RAY) adalah automated market maker (AMM) dan penyedia likuiditas yang dibangun di atas blockchain Solana untuk decentralized exchane (DEX). Tidak seperti AMM lainnya, Raydium menyediakan likuiditas on-chain ke limit order book pusat yang berarti bahwa dana yang disimpan ke Raydium diubah menjadi limit order yang ada di Serum orderbook.
Selengkapnya di halaman RAY →