Perbedaan Maverick Protocol dan Propy: Maverick Protocol diperdagangkan di Rp170,85 (kapitalisasi pasar Rp199,36M, volume 24 jam Rp27,54M), sedangkan Propy diperdagangkan di Rp6.472 (kapitalisasi pasar Rp648,31M, volume 24 jam Rp89,2M). Perbedaan utamanya: Propy jauh lebih besar — sekitar 3,3× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai Maverick Protocol dibatasi (1,2B / 2B MAV (59%)), sedangkan Propy terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Maverick Protocol selama 25 Hari dan Propy selama 6 Hari.
| MAV | PRO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp199,36M | Rp648,31M |
Volume (24h) | Rp27,54M | Rp89,2M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2B MAV (59%) | 100M PRO |
Typical Hold Time | 25 Hari | 6 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →Propy adalah platform berbasis blockchain yang mendigitalkan sertifikat properti dan mengotomatiskan transaksi melalui smart contract. Platform ini mendukung pembayaran kripto serta mengurangi risiko fraud dan proses administratif yang panjang. Token PRO digunakan untuk reward, tata kelola, dan pembayaran biaya dalam ekosistemnya.
Selengkapnya di halaman PRO →