Perbedaan Maverick Protocol dan MX Token: Maverick Protocol diperdagangkan di Rp169,93 (kapitalisasi pasar Rp199,12M, volume 24 jam Rp28,01M), sedangkan MX Token diperdagangkan di Rp30.105 (kapitalisasi pasar Rp2,75T, volume 24 jam Rp99,65M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 13,8× kapitalisasi pasar Maverick Protocol, dan suplai beredar Maverick Protocol 1,2B / 2B MAV (59%) dibanding 91,8M / 413,8M MX (23%) milik MX Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Maverick Protocol selama 25 Hari dan MX Token selama 20 Hari.
| MAV | MX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp199,12M | Rp2,75T |
Volume (24h) | Rp28,01M | Rp99,65M |
Suplai yang Beredar | 1,2B / 2B MAV (59%) | 91,8M / 413,8M MX (23%) |
Typical Hold Time | 25 Hari | 20 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Maverick Protocol adalah penyedia infrastruktur DeFi yang berfokus untuk meningkatkan efisiensi industri, diberdayai oleh Maverick AMM. Maverick didukung oleh Founders Fund, Pantera Capital, Coinbase Ventures, Binance Labs, Circle Ventures, dan Gemini. Maverick berusaha untuk menghapus ketidakefisienan di DeFi dengan membantu pengguna menempatkan likuiditas mereka di tempat yang paling efektif, sehingga membuat transaksi menjadi lebih lancar dan efisien. Hal ini mengatasi beberapa isu likuiditas yang telah menjadi kendala dalam DeFi.
Selengkapnya di halaman MAV →MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →