Perbedaan Mask Network dan WINkLink: Mask Network diperdagangkan di Rp7.132 (kapitalisasi pasar Rp713,04M, volume 24 jam Rp197,96M), sedangkan WINkLink diperdagangkan di Rp0,3974 (kapitalisasi pasar Rp394,94M, volume 24 jam Rp93,02M). Perbedaan utamanya: Mask Network lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Mask Network 100M / 100M MASK (100%) dibanding 993,7B / 993,7B WIN (100%) milik WINkLink. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 23 Hari dan WINkLink selama 59 Hari.
| MASK | WIN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp713,04M | Rp394,94M |
Volume (24h) | Rp197,96M | Rp93,02M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M MASK (100%) | 993,7B / 993,7B WIN (100%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 59 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →WINkLink adalah proyek oracle terdesentralisasi yang berjalan pada jaringan TRON. WINkLink memastikan keamanan seluruh prosedur eksekusi kontrak pintar, termasuk memperoleh data dari sumber off-chain.
Selengkapnya di halaman WIN →