Perbedaan Mask Network dan Useless Coin: Mask Network diperdagangkan di Rp6.269 (kapitalisasi pasar Rp626,2M, volume 24 jam Rp148,12M), sedangkan Useless Coin diperdagangkan di Rp605,43 (kapitalisasi pasar Rp607,23M, volume 24 jam Rp92,85M). Perbedaan utamanya: Mask Network dan Useless Coin berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Mask Network 100M / 100M MASK (100%) dibanding 999,1M / 1B USELESS (100%) milik Useless Coin. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 24 Hari dan Useless Coin selama 4 Hari.
| MASK | USELESS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp626,2M | Rp607,23M |
Volume (24h) | Rp148,12M | Rp92,85M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M MASK (100%) | 999,1M / 1B USELESS (100%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 4 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →Useless Coin adalah proyek DeFi yang fokus menciptakan alat mudah guna untuk menyederhanakan pengalaman crypto. Ekosistemnya mencakup aplikasi seluler untuk manajemen portofolio dan hadiah otomatis. USELESS berfungsi sebagai token utilitas utama untuk biaya transaksi, staking, dan fitur premium aplikasi.
Selengkapnya di halaman USELESS →