Perbedaan Mask Network dan Toshi: Mask Network diperdagangkan di Rp7.115 (kapitalisasi pasar Rp709,56M, volume 24 jam Rp193,75M), sedangkan Toshi diperdagangkan di Rp2,01 (kapitalisasi pasar Rp840,14M, volume 24 jam Rp138,48M). Perbedaan utamanya: Toshi lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai beredar Mask Network 100M / 100M MASK (100%) dibanding 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) milik Toshi. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 23 Hari dan Toshi selama 18 Hari.
| MASK | TOSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp709,56M | Rp840,14M |
Volume (24h) | Rp193,75M | Rp138,48M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M MASK (100%) | 420,7B / 420,7B TOSHI (100%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →Toshi adalah memecoin yang terinspirasi dari kucing milik Co-founder Coinbase Brian Armstrong dan pencipta Bitcoin, Satoshi Nakamoto, sekaligus menjadi maskot blockchain Base. Sepenuhnya terdesentralisasi dan dikelola oleh Meow DAO, dengan seluruh suplai yang beredar dimiliki oleh komunitas.
Selengkapnya di halaman TOSHI →