Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mask Network (MASK) vs TAC Protocol (TAC)

Mask NetworkTrading
TAC ProtocolTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mask Network dan TAC Protocol: Mask Network diperdagangkan di Rp7.170 (kapitalisasi pasar Rp715,77M, volume 24 jam Rp187,14M), sedangkan TAC Protocol diperdagangkan di Rp53,82 (kapitalisasi pasar Rp262,92M, volume 24 jam Rp102,78M). Perbedaan utamanya: Mask Network jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar TAC Protocol, dan suplai Mask Network dibatasi (100M / 100M MASK (100%)), sedangkan TAC Protocol terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 23 Hari dan TAC Protocol selama 4 Hari.

MASKTAC
Kap. Pasar
Rp715,77MRp262,92M
Volume (24h)
Rp187,14MRp102,78M
Suplai yang Beredar
100M / 100M MASK (100%)4,8B TAC
Typical Hold Time
23 Hari4 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Mask Network

Mask Network menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp7.151, tepat di level pivot point. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (29.85) sementara moving averages memberikan sinyal jual dominan. Token telah mencapai sirkulasi penuh 100 juta MASK dengan market cap Rp709,56 juta. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juni 2026.

Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan resistensi kuat di Rp7.234. Peluang rebound ada dari level support Rp6.880, namun risiko volatilitas tinggi mengingat volume trading rendah dan sentiment netral. Investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan exposure regulasi crypto di Indonesia.

TAC Protocol

TAC Protocol saat ini diperdagangkan pada harga Rp55,268 dengan sinyal teknis keseluruhan BEARISH. Posisi harga berada di antara support S1 (Rp48) dan resistance R1 (Rp56), menunjukkan konsolidasi dalam tren turun jangka pendek. RSI_12 memberikan sinyal beli lemah di level 9.90, namun moving averages secara bulat bearish. Hold time rata-rata hanya 4 hari mengindikasikan aktivitas trading jangka pendek mendominasi. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang tercatat dalam beberapa pekan terakhir.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan bias bearish. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support jika momentum jual melemah, namun risiko tinggi volatilitas dan likuiditas terbatas (market cap hanya Rp267,36M) membuat aset ini rentan terhadap pergerakan harga drastis. Investor harus memantau ketat level support kunci dan volume trading sebelum mengambil posisi.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

MASK
0% Beli100% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 23 Hari
TAC
57% Beli43% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 4 Hari

Tentang Mask Network

Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).

Selengkapnya di halaman MASK

Tentang TAC Protocol

TAC adalah blockchain EVM-compatible pertama yang dibangun khusus untuk ekosistem TON dan Telegram. TAC menghadirkan fungsionalitas DeFi lengkap sejak awal dengan infrastruktur EVM, aplikasi DeFi unggulan yang sudah tersedia, serta likuiditas dari Ethereum dan BTC.

Selengkapnya di halaman TAC