Perbedaan Mask Network dan SushiSwap: Mask Network diperdagangkan di Rp6.332 (kapitalisasi pasar Rp632,47M, volume 24 jam Rp152,17M), sedangkan SushiSwap diperdagangkan di Rp2.854 (kapitalisasi pasar Rp817,34M, volume 24 jam Rp72,88M). Perbedaan utamanya: SushiSwap lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Mask Network dibatasi (100M / 100M MASK (100%)), sedangkan SushiSwap terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 24 Hari dan SushiSwap selama 99 Hari.
| MASK | SUSHI | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp632,47M | Rp817,34M |
Volume (24h) | Rp152,17M | Rp72,88M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M MASK (100%) | 286,8M SUSHI |
Typical Hold Time | 24 Hari | 99 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →SUSHI adalah token Ethereum yang mendukung SushiSwap, pertukaran cryptocurrency terdesentralisasi dan pembuat pasar otomatis yang dibangun di atas Ethereum.
Selengkapnya di halaman SUSHI →