Perbedaan Mask Network dan SUPRA: Mask Network diperdagangkan di Rp7.152 (kapitalisasi pasar Rp714,25M, volume 24 jam Rp188,45M), sedangkan SUPRA diperdagangkan di Rp3,78 (kapitalisasi pasar Rp120,71M, volume 24 jam Rp4,83M). Perbedaan utamanya: Mask Network jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar SUPRA, dan suplai beredar Mask Network 100M / 100M MASK (100%) dibanding 32,5B / 100B SUPRA (33%) milik SUPRA. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 23 Hari dan SUPRA selama 15 Hari.
| MASK | SUPRA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp714,25M | Rp120,71M |
Volume (24h) | Rp188,45M | Rp4,83M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M MASK (100%) | 32,5B / 100B SUPRA (33%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 15 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Mask Network menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp7.151, tepat di level pivot point. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (29.85) sementara moving averages memberikan sinyal jual dominan. Token telah mencapai sirkulasi penuh 100 juta MASK dengan market cap Rp709,56 juta. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juni 2026.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan resistensi kuat di Rp7.234. Peluang rebound ada dari level support Rp6.880, namun risiko volatilitas tinggi mengingat volume trading rendah dan sentiment netral. Investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan exposure regulasi crypto di Indonesia.
SUPRA menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp3,6929 dan kapitalisasi pasar Rp119,88 juta. Supply yang beredar baru 32,5 juta dari total 100 juta token, dengan rata-rata hold time 15 hari. Indikator teknis seperti moving averages menunjukan tekanan jual kuat, sementara osilator dalam kondisi netral.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada potensi rebound dari level support, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas rendah dan minimnya perkembangan fundamental proyek terkini.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →Supra adalah blockchain pertama yang dibangun untuk Automatic DeFi (AutoFi), sistem keuangan otomatis. Sebagai solusi Layer-1, Supra mendukung smart contract berkecepatan tinggi dengan integrasi data dan AI oracle, otomasi, serta pesan lintas-chain. Hal ini memungkinkan fitur AutoFi inovatif yang menghasilkan pendapatan dan mendistribusikannya ke aplikasi serta operator node, mengurangi ketergantungan pada reward blok seiring waktu. Stack Supra juga menyediakan agen AI dengan alat untuk membuat dan mengeksekusi strategi AutoFi yang efektif bagi pengguna secara on-chain, aman, dan otonom.
Selengkapnya di halaman SUPRA →