Perbedaan Mask Network dan Request: Mask Network diperdagangkan di Rp6.358 (kapitalisasi pasar Rp635,62M, volume 24 jam Rp147,38M), sedangkan Request diperdagangkan di Rp928,91 (kapitalisasi pasar Rp739,28M, volume 24 jam Rp15,47M). Perbedaan utamanya: Request lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Mask Network dibatasi (100M / 100M MASK (100%)), sedangkan Request terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 24 Hari dan Request selama 38 Hari.
| MASK | REQ | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp635,62M | Rp739,28M |
Volume (24h) | Rp147,38M | Rp15,47M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M MASK (100%) | 796,7M REQ |
Typical Hold Time | 24 Hari | 38 Hari |
Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →Token Request (REQ), diluncurkan pada tahun 2017, memastikan kinerja dan stabilitas jaringan Rquest. Jaringan Request itu sendiri adalah sistem pembayaran terdesentralisasi berbasis Ethereum di mana dan siapa pun dapat meminta pembayaran dan menerima uang melalui cara yang aman.
Selengkapnya di halaman REQ →