Perbedaan Mask Network dan Orca: Mask Network diperdagangkan di Rp7.151 (kapitalisasi pasar Rp709,56M, volume 24 jam Rp193,75M), sedangkan Orca diperdagangkan di Rp21.814 (kapitalisasi pasar Rp1,32T, volume 24 jam Rp352,49M). Perbedaan utamanya: Orca lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Mask Network dibatasi (100M / 100M MASK (100%)), sedangkan Orca terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 23 Hari dan Orca selama 30 Hari.
| MASK | ORCA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp709,56M | Rp1,32T |
Volume (24h) | Rp193,75M | Rp352,49M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M MASK (100%) | 60,8M ORCA |
Typical Hold Time | 23 Hari | 30 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →Orca adalah DEX yang paling ramah pengguna di Solana dan salah satu AMM serbaguna pertama yang diluncurkan di sana. Pengguna bisa menukar aset, mendapatkan yield, dan memberikan likuiditas melalui interface yang mudah digunakan. Berbagai proyek menggunakan Orca sebagai "money-lego" untuk mengintegrasikan fitur swap, farming, atau data on-chain ke dalam dApp mereka.
Selengkapnya di halaman ORCA →