Perbedaan Mask Network dan Nexo: Mask Network diperdagangkan di Rp6.339 (kapitalisasi pasar Rp632,47M, volume 24 jam Rp152,17M), sedangkan Nexo diperdagangkan di Rp12.966 (kapitalisasi pasar Rp8,39T, volume 24 jam Rp78,72M). Perbedaan utamanya: Nexo jauh lebih besar — sekitar 13,3× kapitalisasi pasar Mask Network, dan suplai beredar Mask Network 100M / 100M MASK (100%) dibanding 646,1M / 1B NEXO (65%) milik Nexo. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 24 Hari dan Nexo selama 29 Hari.
| MASK | NEXO | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp632,47M | Rp8,39T |
Volume (24h) | Rp152,17M | Rp78,72M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M MASK (100%) | 646,1M / 1B NEXO (65%) |
Typical Hold Time | 24 Hari | 29 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →Nexo adalah platform pendanaan berbasis blockchain yang menawarkan pinjaman mata uang kripto instan. Pengguna mendepositkan token tertentu seperti Bitcoin atau Ether sebagai kolateral untuk mendapatkan pinjaman dalam bentuk mata uang fiat atau stablecoin. Proses pinjaman otomatis ini menggunakan kontrak pintar dan oracle pada blockchain Ethereum untuk mengelola pinjaman.
Selengkapnya di halaman NEXO →