Perbedaan Mask Network dan MX Token: Mask Network diperdagangkan di Rp7.152 (kapitalisasi pasar Rp715,77M, volume 24 jam Rp187,14M), sedangkan MX Token diperdagangkan di Rp30.088 (kapitalisasi pasar Rp2,76T, volume 24 jam Rp102,96M). Perbedaan utamanya: MX Token jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Mask Network, dan suplai beredar Mask Network 100M / 100M MASK (100%) dibanding 91,8M / 413,8M MX (23%) milik MX Token. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mask Network selama 23 Hari dan MX Token selama 20 Hari.
| MASK | MX | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp715,77M | Rp2,76T |
Volume (24h) | Rp187,14M | Rp102,96M |
Suplai yang Beredar | 100M / 100M MASK (100%) | 91,8M / 413,8M MX (23%) |
Typical Hold Time | 23 Hari | 20 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Mask Network menunjukkan sinyal teknis bearish dengan harga saat ini Rp7.151, tepat di level pivot point. RSI 6 menunjukkan kondisi oversold (29.85) sementara moving averages memberikan sinyal jual dominan. Token telah mencapai sirkulasi penuh 100 juta MASK dengan market cap Rp709,56 juta. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juni 2026.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan resistensi kuat di Rp7.234. Peluang rebound ada dari level support Rp6.880, namun risiko volatilitas tinggi mengingat volume trading rendah dan sentiment netral. Investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan exposure regulasi crypto di Indonesia.
MX Token saat ini diperdagangkan di Rp30.139 dengan kapitalisasi pasar Rp2,76 triliun. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan indikator moving average dan osilator menunjukkan tekanan jual. Token berada dalam zona support kritis di Rp28.380–Rp29.745 dan resistance di Rp30.400–Rp31.410. Tingkat sirkulasi token masih rendah di 23% dengan rata-rata hold time 20 hari, menunjukkan aktivitas perdagangan jangka pendek yang dominan.
Outlook jangka pendek cenderung bearish dengan risiko penurunan menuju support utama. Peluang rebound terbatas pada breakout di atas resistance Rp31.410. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan tekanan jual teknis yang berkelanjutan. Investor perlu memantau level support kritis untuk konfirmasi arah selanjutnya.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Mask Network adalah protokol yang memungkinkan pengguna mengirim pesan terenkripsi di Twitter dan Facebook, menghubungkan internet tradisional dengan jaringan terdesentralisasi. Diluncurkan pada Juli 2019, Mask Network mendapatkan pendanaan sebesar $5 juta dari perusahaan seperti HashKey dan Digital Currency Group. Saat ini, Mask Network mendukung pendanaan hibah Gitcoin langsung dari Twitter dan berencana untuk mengintegrasikan pembayaran peer-to-peer serta penyimpanan terdesentralisasi. Mask Network berfungsi sebagai portal terdesentralisasi, memungkinkan pengguna mengakses DApp untuk pembayaran kripto, DeFi, NFT, DAO, dan lainnya tanpa meninggalkan platform media sosial yang ada, membangun ekosistem Applet terdesentralisasi (DApplet).
Selengkapnya di halaman MASK →MX adalah token crypto asli yang diluncurkan oleh bursa terpusat (CEX) MEXC pada tahun 2019. MX menjadi penggerak ekosistem MEXC dan memberikan pemegangnya akses ke fitur serta manfaat unik di dalam platform. Pemegang MX memiliki hak untuk memberikan suara dalam keputusan bisnis, berpartisipasi dalam pemilihan tim, dan menikmati akses prioritas ke berbagai kegiatan dan acara.
Selengkapnya di halaman MX →