Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mark Dynamics Indonesia Tbk. (MARK) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Mark Dynamics Indonesia Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mark Dynamics Indonesia Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Mark Dynamics Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp1.125 (kapitalisasi pasar 4,18 T, volume 24 jam 26,75 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Mark Dynamics Indonesia Tbk. jauh lebih besar — sekitar 4,7× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Mark Dynamics Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (26,75 jt vs 6,25 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MARKSQMI
Kapitalisasi Pasar
4,18 T885,64 M
Volume
26,75 jt6,25 jt
Lot
267,48 rb62,55 rb
Perputaran
29,98 M366,43 jt
Harga Rata-rata
1.120,7758,59
Nilai Transaksi
29,98 M366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
1.12559
Volume Ekuilibrium Indikatif
246774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MARK
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Mark Dynamics Indonesia Tbk.

PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (the Company) was established based on the Deed No. 03 dated April 10, 2002 drawn up before Fibriani Magdalena Hasibuan, SH Notary in Medan. The Company started its commercial operations in September 2003. In 2013 the company decided to invest by purchasing 100% of Honor Tower SDN BHD.

Selengkapnya di halaman MARK

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI