Perbedaan Mantra dan Turtle: Mantra diperdagangkan di Rp113,6 (kapitalisasi pasar Rp613,35M, volume 24 jam Rp125,35M), sedangkan Turtle diperdagangkan di Rp610,3 (kapitalisasi pasar Rp94,33M, volume 24 jam Rp35,77M). Perbedaan utamanya: Mantra jauh lebih besar — sekitar 6,5× kapitalisasi pasar Turtle, dan suplai beredar Mantra 5,4B / 10B MANTRA (55%) dibanding 154,7M / 1B TURTLE (16%) milik Turtle. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Mantra selama 21 Hari dan Turtle selama 11 Hari.
| MANTRA | TURTLE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp613,35M | Rp94,33M |
Volume (24h) | Rp125,35M | Rp35,77M |
Suplai yang Beredar | 5,4B / 10B MANTRA (55%) | 154,7M / 1B TURTLE (16%) |
Typical Hold Time | 21 Hari | 11 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
MANTRA adalah blockchain Layer 1 berorientasi pada kepatuhan yang dirancang untuk tokenisasi dan pengelolaan aset dunia nyata dalam kerangka regulasi. Ditujukan untuk institusi, jaringan ini memungkinkan aset seperti properti dibawa on-chain dengan kontrol hukum dan regulasi yang tertanam. MANTRA kompatibel dengan EVM, sehingga developer dapat menggunakan tools Ethereum yang familiar dengan fitur kepatuhan khusus.
Selengkapnya di halaman MANTRA →Turtle menyelaraskan insentif antara protokol dan penyedia likuiditas untuk menghadirkan peluang yield unik. Sistem non-kustodial ini terintegrasi dengan API dan smart contract teraudit untuk melacak aliran likuiditas serta menyalurkan reward secara transparan. Turtle juga menyediakan layanan konsultasi bagi protokol yang membutuhkan insentif likuiditas yang efisien.
Selengkapnya di halaman TURTLE →