Perbedaan Manta Network dan Telos: Manta Network diperdagangkan di Rp1.019 (kapitalisasi pasar Rp486,28M, volume 24 jam Rp35,9M), sedangkan Telos diperdagangkan di Rp527,43 (kapitalisasi pasar Rp240,67M, volume 24 jam Rp16,04M). Perbedaan utamanya: Manta Network jauh lebih besar — sekitar 2× kapitalisasi pasar Telos, dan suplai beredar Manta Network 478,1M MANTA dibanding 451M TLOS milik Telos. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Manta Network selama 120 Hari dan Telos selama 7 Hari.
| MANTA | TLOS | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp486,28M | Rp240,67M |
Volume (24h) | Rp35,9M | Rp16,04M |
Suplai yang Beredar | 478,1M MANTA | 451M TLOS |
Typical Hold Time | 120 Hari | 7 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Manta Network adalah ekosistem modular untuk Web3 yang memungkinkan pengguna untuk membangun dan menerapkan aplikasi terdesentralisasi berbasis Solidity di Manta, serta memanfaatkan technology stack untuk memberikan kecepatan transaksi lebih cepat daripada L1 dan biaya gas yang lebih rendah daripada L2. Produk utama mereka mencakup Manta Pacific, solusi L2 yang dapat diskalakan dengan biaya gas rendah, dan Universal Circuits, sebuah library agar developer bisa mengintegrasikan kontrak yang mendukung ZK. Manta Network juga menawarkan solusi compliance non-invasif dan bertujuan untuk membangun ekosistem dengan aplikasi yang beragam.
Selengkapnya di halaman MANTA →Telos adalah blockchain Layer-1 berperforma tinggi yang mengutamakan skalabilitas, keamanan, dan kegunaan di dunia nyata. Dengan infrastruktur yang kompatibel dengan EVM, pengembang dapat menjalankan DApp berbasis Ethereum secara lebih cepat dan murah. TLOS adalah token utilitas asli untuk biaya gas, staking, dan tata kelola.
Selengkapnya di halaman TLOS →