Perbedaan Manta Network dan Theta Network: Manta Network diperdagangkan di Rp1.019 (kapitalisasi pasar Rp486,28M, volume 24 jam Rp35,9M), sedangkan Theta Network diperdagangkan di Rp2.386 (kapitalisasi pasar Rp2,38T, volume 24 jam Rp52,89M). Perbedaan utamanya: Theta Network jauh lebih besar — sekitar 4,9× kapitalisasi pasar Manta Network, dan suplai Theta Network dibatasi (1B / 1B THETA (100%)), sedangkan Manta Network terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Manta Network selama 120 Hari dan Theta Network selama 76 Hari.
| MANTA | THETA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp486,28M | Rp2,38T |
Volume (24h) | Rp35,9M | Rp52,89M |
Suplai yang Beredar | 478,1M MANTA | 1B / 1B THETA (100%) |
Typical Hold Time | 120 Hari | 76 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Manta Network adalah ekosistem modular untuk Web3 yang memungkinkan pengguna untuk membangun dan menerapkan aplikasi terdesentralisasi berbasis Solidity di Manta, serta memanfaatkan technology stack untuk memberikan kecepatan transaksi lebih cepat daripada L1 dan biaya gas yang lebih rendah daripada L2. Produk utama mereka mencakup Manta Pacific, solusi L2 yang dapat diskalakan dengan biaya gas rendah, dan Universal Circuits, sebuah library agar developer bisa mengintegrasikan kontrak yang mendukung ZK. Manta Network juga menawarkan solusi compliance non-invasif dan bertujuan untuk membangun ekosistem dengan aplikasi yang beragam.
Selengkapnya di halaman MANTA →THETA adalah jaringan bertenaga blockchain yang dibuat khusus untuk streaming video. Konsep bisnis utama Theta adalah mendesentralisasikan streaming video, pengiriman data, dan edge computing, menjadikannya lebih efisien, hemat biaya, dan adil bagi pelaku industri.
Selengkapnya di halaman THETA →