Perbedaan Manta Network dan Saga: Manta Network diperdagangkan di Rp1.141 (kapitalisasi pasar Rp545,26M, volume 24 jam Rp182,09M), sedangkan Saga diperdagangkan di Rp226,38 (kapitalisasi pasar Rp94,26M, volume 24 jam Rp102,15M). Perbedaan utamanya: Manta Network jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Saga, dan suplai beredar Manta Network 476,4M MANTA dibanding 416,5M SAGA milik Saga. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Manta Network selama 117 Hari dan Saga selama 40 Hari.
| MANTA | SAGA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp545,26M | Rp94,26M |
Volume (24h) | Rp182,09M | Rp102,15M |
Suplai yang Beredar | 476,4M MANTA | 416,5M SAGA |
Typical Hold Time | 117 Hari | 40 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Manta Network adalah ekosistem modular untuk Web3 yang memungkinkan pengguna untuk membangun dan menerapkan aplikasi terdesentralisasi berbasis Solidity di Manta, serta memanfaatkan technology stack untuk memberikan kecepatan transaksi lebih cepat daripada L1 dan biaya gas yang lebih rendah daripada L2. Produk utama mereka mencakup Manta Pacific, solusi L2 yang dapat diskalakan dengan biaya gas rendah, dan Universal Circuits, sebuah library agar developer bisa mengintegrasikan kontrak yang mendukung ZK. Manta Network juga menawarkan solusi compliance non-invasif dan bertujuan untuk membangun ekosistem dengan aplikasi yang beragam.
Selengkapnya di halaman MANTA →Saga adalah protokol Layer 1 yang memungkinkan developer untuk secara otomatis meluncurkan rantai terdedikasi yang tidak tergantung pada VM, diparalelkan, dan interoperabel, atau 'Chainlets', yang menyediakan aplikasi dengan skalabilitas horizontal tak terbatas. Setiap Chainlet adalah replika dari Mainnet Saga, dengan kumpulan validator dan model keamanan yang sama.
Selengkapnya di halaman SAGA →