Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA) vs Wilton Makmur Indonesia Tbk. (SQMI)

Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.Trading
Wilton Makmur Indonesia Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. dan Wilton Makmur Indonesia Tbk.: Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. diperdagangkan di Rp141 (kapitalisasi pasar 2,33 T, volume 24 jam 2,7 jt), sedangkan Wilton Makmur Indonesia Tbk. diperdagangkan di Rp59 (kapitalisasi pasar 885,64 M, volume 24 jam 6,25 jt). Perbedaan utamanya: Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,6× kapitalisasi pasar Wilton Makmur Indonesia Tbk., dan Wilton Makmur Indonesia Tbk. lebih aktif diperdagangkan (6,25 jt vs 2,7 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MAHASQMI
Kapitalisasi Pasar
2,33 T885,64 M
Volume
2,7 jt6,25 jt
Lot
27 rb62,55 rb
Perputaran
378,94 jt366,43 jt
Harga Rata-rata
140,3658,59
Nilai Transaksi
378,94 jt366,43 jt
Harga Ekuilibrium Indikatif
14259
Volume Ekuilibrium Indikatif
20774

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MAHA
Lihat detail
SQMI
Lihat detail

Tentang Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.

PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (the Company) is a limited liability company established in the Republic of Indonesia based on Notarial Deed of Julia Rochana Murat, S.H., No. 18 dated January 25, 1994. The Company started commercial activities in 1994.

Selengkapnya di halaman MAHA

Tentang Wilton Makmur Indonesia Tbk.

PT Renuka Coalindo Tbk (The Company) was initially established under the name PT Sanex Qianjiang Motor International. Sanex Qianjiang Motor International Tbk (the company) was established on 21 March 2000 based on Notaries Deed dated No. 180 and the deed of establishment was approved by the the Ministry of Justice dated July 24, 2000. The Company started the business activities with import Completely Built Up motorcycle from Chinese. The company considered public response and the potential market for motorcycle product in Indonesia then improved activity to establish motorcycle fabrication and distribution.

Selengkapnya di halaman SQMI