Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (MAHA) vs Summarecon Agung Tbk. (SMRA)

Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.Trading
Summarecon Agung Tbk.Trading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. dan Summarecon Agung Tbk.: Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. diperdagangkan di Rp141 (kapitalisasi pasar 2,33 T, volume 24 jam 2,7 jt), sedangkan Summarecon Agung Tbk. diperdagangkan di Rp298 (kapitalisasi pasar 4,79 T, volume 24 jam 12,25 jt). Perbedaan utamanya: Summarecon Agung Tbk. jauh lebih besar — sekitar 2,1× kapitalisasi pasar Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk., dan Summarecon Agung Tbk. lebih aktif diperdagangkan (12,25 jt vs 2,7 jt). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

MAHASMRA
Kapitalisasi Pasar
2,33 T4,79 T
Volume
2,7 jt12,25 jt
Lot
27 rb122,47 rb
Perputaran
378,94 jt3,62 M
Harga Rata-rata
140,36295,63
Nilai Transaksi
378,94 jt3,62 M
Harga Ekuilibrium Indikatif
142298
Volume Ekuilibrium Indikatif
202,11 rb

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Berita terkini

Berita terbaru kedua aset

MAHA
Lihat detail
SMRA
Lihat detail

Tentang Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk.

PT Mandiri Herindo Adiperkasa Tbk. (the Company) is a limited liability company established in the Republic of Indonesia based on Notarial Deed of Julia Rochana Murat, S.H., No. 18 dated January 25, 1994. The Company started commercial activities in 1994.

Selengkapnya di halaman MAHA

Tentang Summarecon Agung Tbk.

PT Summarecon Agung Tbk (the Company) was established within the framework of the Domestic Capital Investment Law based on notarial deed No. 308 dated November 26, 1975 of Ridwan Suselo, S.H. PT. Summarecon Agung Tbk is one of the nation`s leading township developers. Entering its twenty-forth year, the original 10-hectare landbank it started with has turned into a vibrant, 500 hectare township in North Jakarta where commercial vivacity peacefully coexists with its houses numbering in the tens of thousands.

Selengkapnya di halaman SMRA