Perbedaan Live Nation Entertainment, Inc. dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $172,29 (kapitalisasi pasar $39,92B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $60,63 (kapitalisasi pasar $3,39B). Perbedaan utamanya: Live Nation Entertainment, Inc. jauh lebih besar — sekitar 11,8× kapitalisasi pasar SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF, dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF lebih aktif diperdagangkan (349.184 vs 1.982.609). Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Live Nation Entertainment, Inc. selama 72 Hari dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF selama 64 Hari.
| LYV | SPUS | |
|---|---|---|
Kapitalisasi Pasar | $39,92B | $3,39B |
Volume | 1.982.609 | 349.184 |
Sektor | Media | Broad Market / Factor |
Tertinggi 52 Minggu | $188,46 | $61,15 |
Terendah 52 Minggu | $125,61 | $46,65 |
Rata-rata Waktu Simpan | 72 Hari | 64 Hari |
Nilai Perusahaan | $42,13B | — |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
LYV (Live Nation Entertainment) diperdagangkan di $170,84 dengan penurunan 0,55% hari ini. Saham menunjukkan momentum bullish secara teknis dengan support kuat di $167 dan resistance di $172. Fundamental menunjukkan pertumbuhan revenue yang konsisten ($25,2B pada 2025) namun margin laba bersih tipis (0,51%). Perusahaan menghadapi tekanan valuasi dengan P/E 117,49 dan ROE negatif -116,65%, namun mendapat dukungan kuat dari analis dengan 87% rating beli.
Outlook positif didorong oleh permintaan konsisten untuk hiburan langsung dan ekspansi bisnis global. Risiko utama termasuk tekanan regulasi antitrust, utang tinggi ($6,18B), dan volatilitas margin. Dengan target harga konsensus $208,18 (potensi kenaikan 22%), saham menawarkan eksposur ke tren 'funflation' namun memerlukan monitoring ketat terhadap eksekusi operasional dan perkembangan regulasi.
SPUS diperdagangkan pada $61,07 dengan penurunan harian ringan -0,13%. Sinyal teknis keseluruhan bullish didukung oleh moving averages, meski osilator menunjukkan tekanan jual dengan RSI mendekati zona jenuh beli. ETF ini membayar dividen konsisten $0,03 per saham dengan jadwal reguler hingga September 2026, menarik bagi investor yang mencari pendapatan.
Outlook SPUS didukung momentum teknis bullish namun menghadapi risiko dari peningkatan short interest yang signifikan. Potensi kenaikan terbatas oleh level resistance di $62, sementara fundamental terbatas karena sifatnya sebagai ETF yang melacak indeks S&P 500 dengan kriteria syariah.
Imbal hasil berjalan pada periode standar
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Berita terbaru kedua aset
Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.
Selengkapnya di halaman LYV →SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.
Selengkapnya di halaman SPUS →