Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Live Nation Entertainment, Inc. (LYV) vs SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF (SPUS)

Live Nation Entertainment, Inc.Trading
SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETFTrading

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Live Nation Entertainment, Inc. dan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF: Live Nation Entertainment, Inc. diperdagangkan di $179,75 (kapitalisasi pasar $42,09B), sedangkan SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF diperdagangkan di $56,6. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu.

LYVSPUS
Kapitalisasi Pasar
$42,09B
Sektor
IndustrialsBroad Market / Factor
Tertinggi 52 Minggu
$186,59$59,51
Terendah 52 Minggu
$125,61$45,32
Nilai Perusahaan
$43,59B

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Live Nation Entertainment, Inc.

LYV diperdagangkan di $180.84 dengan kenaikan harian 0.34%, didukung sinyal teknis bullish dan target konsensus analis $200.20. Meski valuasi P/E tinggi di 117.49, perusahaan menunjukkan pertumbuhan pendapatan konsisten dengan revenue 2025 mencapai $25.20B. Tren arus kas operasional positif $1.40B pada 2025, namun margin laba bersih tipis 0.33% dan ROE negatif -24.68% menjadi perhatian. Berita terbaru menyoroti penjualan saham internal dan optimisme musim konser kuat (Seeking Alpha, 2026-07-01).

Outlook LYV didorong permintaan acara live yang pulih dengan proyeksi revenue 2026 $25.60B, namun risiko utama termasuk utang jangka panjang $6.18B, tren laba yang fluktuatif, dan tekanan margin dari biaya operasional. Analis sangat bullish (88.64% rekomendasi beli) melihat potensi apresiasi 10.7% menuju target, tetapi investor perlu waspada terhadap volatilitas kuartal pendapatan dan sensitivitas sektor discretionary terhadap kondisi ekonomi.

SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF

SPUS diperdagangkan pada $56.32, turun 0.23% dalam 24 jam dengan sinyal teknis netral. Sinyal rata-rata bergerak bullish namun osilator netral menunjukkan konsolidasi. Dividen reguler $0.03 per kuartal memberikan pendapatan stabil. Strategi dividen AS tetap kompetitif meski konsentrasi di saham teknologi besar, dengan perusahaan AS membayar dividen rekor $704.8 miliar tahun lalu menurut Seeking Alpha (7 Juni 2026).

Outlook terbatas karena data fundamental tidak tersedia. Dividen konsisten menjadi daya tarik utama, namun ketiadaan metrik valuasi dan profitabilitas menghambat penilaian mendalam. Risiko termasuk ketergantungan pada performa pasar dividen AS dan volatilitas pasar secara keseluruhan. Investor perlu menunggu laporan keuangan terbaru untuk analisis fundamental yang komprehensif.

Perbandingan imbal hasil

Imbal hasil berjalan pada periode standar

Tentang Live Nation Entertainment, Inc.

Live Nation merupakan firma hiburan live terbesar di dunia dengan telah melayani lebih dari 570 juta fans di 44 negara di tahun 2018 melalui platform konser dan penjualan tiket mereka. Baik dari kepemilikan langsung, hak operasional, atau memegang lisensi penjualan tiket eksklusif, Live Nation mengontrol lebih dari 235 tempat pertunjukan termasuk House of Blues, Hollywood Palladium, dan Spark Arena di Selandia Baru. Live Nation juga memiliki salah satu penyedia jasa pertiketan, Ticketmaster, yang telah menjual lebih dari 480 juta tiket untuk lebih dari 12.000 klien di tahun 2018. Agensi manajemen artis mereka telah mengelola lebih dari 400 klien. Sepak terjang besar mereka di dunia hiburan live telah membantu Live Nation menjadi salah satu platform iklan dan sponsor berorientasi penggemar musik terbesar saat ini. Liberty Media mempunyai 33% kepemilikan Live Nation, di bawah bendera SiriusXM.

Selengkapnya di halaman LYV

Tentang SP Funds S&P 500 Sharia Industry Exclusions ETF

SPUS melacak indeks berbobot kapitalisasi pasar dari saham-saham S&P 500 yang mematuhi hukum Syariah. ETF ini menyaring perusahaan yang terlibat dalam aktivitas bisnis non-syariah seperti alkohol, tembakau, perjudian, dan keuangan konvensional, serta mengecualikan sektor-sektor seperti Dirgantara & Pertahanan, dan Pemrosesan Data. Dengan berfokus pada saham ber-leverage rendah, SPUS memberikan investor eksposur yang sadar nilai dan selaras secara etika ke portofolio terdiversifikasi dari ekuitas AS berkapitalisasi besar.

Selengkapnya di halaman SPUS