Perbedaan Terra Classic dan Zilliqa: Terra Classic diperdagangkan di Rp0,8727 (kapitalisasi pasar Rp4,82T, volume 24 jam Rp140,54M), sedangkan Zilliqa diperdagangkan di Rp42,69 (kapitalisasi pasar Rp860,11M, volume 24 jam Rp72,26M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 5,6× kapitalisasi pasar Zilliqa, dan suplai beredar Terra Classic 5,5T / 6,5T LUNC (86%) dibanding 20,1B / 21B ZIL (96%) milik Zilliqa. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra Classic selama 190 Hari dan Zilliqa selama 130 Hari.
| LUNC | ZIL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,82T | Rp860,11M |
Volume (24h) | Rp140,54M | Rp72,26M |
Suplai yang Beredar | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) | 20,1B / 21B ZIL (96%) |
Typical Hold Time | 190 Hari | 130 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →Zilliqa (ZIL) adalah blockchain publik yang dirancang dengan kemampuan untuk menyelesaikan ribuan transaksi per detik. Proyek ini berusaha untuk memecahkan masalah skalabilitas dan kecepatan blockchain dengan menggunakan sharding sebagai solusi scaling skala lapisan kedua. Platform ini adalah rumah bagi banyak aplikasi terdesentralisasi, dan pada Oktober 2020, platform ini juga memungkinkan adanya staking dan yield farming.
Selengkapnya di halaman ZIL →