Perbedaan Terra Classic dan Terra USD: Terra Classic diperdagangkan di Rp1,09 (kapitalisasi pasar Rp6,01T, volume 24 jam Rp192,07M), sedangkan Terra USD diperdagangkan di Rp102,4 (kapitalisasi pasar Rp557,19M, volume 24 jam Rp12,2M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 10,8× kapitalisasi pasar Terra USD, dan suplai beredar Terra Classic 5,5T / 6,5T LUNC (86%) dibanding 5,6B / 6,1B USTC (92%) milik Terra USD. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra Classic selama 187 Hari dan Terra USD selama 56 Hari.
| LUNC | USTC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp6,01T | Rp557,19M |
Volume (24h) | Rp192,07M | Rp12,2M |
Suplai yang Beredar | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) | 5,6B / 6,1B USTC (92%) |
Typical Hold Time | 187 Hari | 56 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Terra Classic (LUNC) saat ini diperdagangkan di zona harga rendah Rp1,10299 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages, meskipun RSI jangka pendek menunjukkan kondisi oversold. Market cap mencapai Rp6,04T dengan 86% supply beredar. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan, namun volume perdagangan tetap aktif di pasar crypto Indonesia.
Outlook keseluruhan tetap hati-hati dengan tekanan jual dominan, namun level RSI oversold berpotensi memicu rebound teknis. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi dan ketidakpastian regulasi crypto. Investor perlu memantau perkembangan ekosistem Terra Classic dan sentimen pasar crypto global.
Terra USD (USTC) saat ini diperdagangkan di Rp100.729 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Kapitalisasi pasar sebesar Rp559,48 juta mencerminkan likuiditas terbatas. Tidak ada berita atau perkembangan protokol terkini yang dilaporkan untuk aset ini.
Outlook keseluruhan tetap bearish dengan risiko volatilitas tinggi dan likuiditas rendah. Peluang terbatas pada perdagangan jangka pendek di sekitar level support, namun investor harus waspada terhadap tekanan jual berkelanjutan dan kurangnya perkembangan fundamental yang mendorong adopsi.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →USTC adalah stablecoin terdesentralisasi dan algoritmik dari blockchain Terra. Koin ini skalabel dan menghasilkan nilai yang dipatok terhadap dolar AS. Stablecoin dalam ekosistem Terra berbagi total likuiditas, yang berarti para pengguna dapat menukar TerraUSD ke TerraKRW (stablecoin Terra yang dipatok ke Won Korea) dengan biaya minimal. Selain itu, pengguna dapat memperoleh pendapatan pasif menggunakan TerraUSD dengan suku bunga stabil dari protokol lending Anchor.
Selengkapnya di halaman USTC →