Perbedaan Terra Classic dan Scroll: Terra Classic diperdagangkan di Rp1,08 (kapitalisasi pasar Rp5,94T, volume 24 jam Rp178,22M), sedangkan Scroll diperdagangkan di Rp435,41 (kapitalisasi pasar Rp82,13M, volume 24 jam Rp88,08M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 72,3× kapitalisasi pasar Scroll, dan suplai beredar Terra Classic 5,5T / 6,5T LUNC (86%) dibanding 190M / 1B SCR (19%) milik Scroll. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra Classic selama 187 Hari dan Scroll selama 25 Hari.
| LUNC | SCR | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,94T | Rp82,13M |
Volume (24h) | Rp178,22M | Rp88,08M |
Suplai yang Beredar | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) | 190M / 1B SCR (19%) |
Typical Hold Time | 187 Hari | 25 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Terra Classic (LUNC) diperdagangkan pada Rp1,08823 dengan kapitalisasi pasar Rp5,95T. Sinyal teknis netral dengan moving averages bullish namun osilator netral menunjukkan ketidakpastian arah. Supply yang beredar mencapai 86% dari total maksimum 6,5T token. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir.
Outlook netral dengan potensi bullish jangka pendek dari moving averages, namun dibayangi volatilitas tinggi dan risiko regulasi kripto. Investor perlu waspada terhadap rendahnya likuiditas dan ketergantungan pada sentimen komunitas tanpa dukungan fundamental kuat.
Scroll (SCR) saat ini diperdagangkan pada harga Rp432,39 dengan sinyal teknis secara keseluruhan bearish (Buy: 2, Sell: 16, Neutral: 9). Market cap mencapai Rp82,34 juta dengan supply yang beredar 190.000 dari total maksimum 1 juta token (tingkat sirkulasi 19%). RSI menunjukkan kondisi oversold (RSI_12=22.39), sementara ADX mengindikasikan tren bearish kuat (ADX_6=85.04). Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang muncul jika harga mampu bertahan di atas support kunci Rp421, namun tekanan jual dari moving averages tetap dominan. Risiko utama termasuk likuiditas terbatas, volume perdagangan rendah, dan exposure terhadap fluktuasi pasar crypto secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →Scroll adalah solusi Layer 2 yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi dan skalabilitas jaringan Ethereum. Solusi ini memanfaatkan teknologi zkRollup, sebuah metode yang berperan penting dalam mengurangi biaya transaksi dan meningkatkan throughput transaksi di blockchain Ethereum. Dengan menggunakan zkRollups, Scroll bertujuan untuk mengatasi beberapa masalah utama yang dihadapi jaringan Ethereum saat ini, seperti gas fee yang tinggi dan kemacetan jaringan.
Selengkapnya di halaman SCR →