Perbedaan Terra Classic dan Siacoin: Terra Classic diperdagangkan di Rp1,08 (kapitalisasi pasar Rp5,98T, volume 24 jam Rp178,87M), sedangkan Siacoin diperdagangkan di Rp11,07 (kapitalisasi pasar Rp622,83M, volume 24 jam Rp75,22M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 9,6× kapitalisasi pasar Siacoin, dan suplai Terra Classic dibatasi (5,5T / 6,5T LUNC (86%)), sedangkan Siacoin terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra Classic selama 187 Hari dan Siacoin selama 58 Hari.
| LUNC | SC | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,98T | Rp622,83M |
Volume (24h) | Rp178,87M | Rp75,22M |
Suplai yang Beredar | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) | 56B SC |
Typical Hold Time | 187 Hari | 58 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →Siacoin (SC) adalah token utilitas asli Sia, sebuah platform penyimpanan cloud terdistribusi dan terdesentralisasi berbasis blockchain. Sia bertindak sebagai pasar yang aman untuk penyimpanan cloud di mana pengguna dapat menyewa akses ke ruang penyimpanan mereka yang tidak terpakai. Tujuan utama proyek ini adalah untuk menjadi "tulang punggung lapisan penyimpanan internet."
Selengkapnya di halaman SC →