Perbedaan Terra Classic dan Render: Terra Classic diperdagangkan di Rp0,8866 (kapitalisasi pasar Rp4,88T, volume 24 jam Rp387,83M), sedangkan Render diperdagangkan di Rp22.349 (kapitalisasi pasar Rp11,56T, volume 24 jam Rp308,72M). Perbedaan utamanya: Render jauh lebih besar — sekitar 2,4× kapitalisasi pasar Terra Classic, dan suplai beredar Terra Classic 5,5T / 6,5T LUNC (86%) dibanding 518,8M / 644,2M RENDER (81%) milik Render. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra Classic selama 190 Hari dan Render selama 48 Hari.
| LUNC | RENDER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp4,88T | Rp11,56T |
Volume (24h) | Rp387,83M | Rp308,72M |
Suplai yang Beredar | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) | 518,8M / 644,2M RENDER (81%) |
Typical Hold Time | 190 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →Render Network adalah platform rendering GPU terdesentralisasi pertama, yang memungkinkan para seniman untuk meningkatkan pekerjaan rendering GPU sesuai permintaan ke Node GPU berperforma tinggi di seluruh dunia. Melalui pasar blockchain untuk pemrosesan GPU yang tidak digunakan, jaringan ini memberikan para seniman kemampuan untuk meningkatkan pekerjaan rendering generasi berikutnya dengan biaya yang jauh lebih rendah dan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan cloud GPU terpusat.
Selengkapnya di halaman RENDER →