Investasi
Fitur
BiayaKeamanan
Akademi
Lainnya
Pluang+

Bandingkan Harga & Kinerja Terra Classic (LUNC) vs Qtum (QTUM)

Kinerja harga (24 Jam Terakhir)

Statistik utama

Perbedaan Terra Classic dan Qtum: Terra Classic diperdagangkan di Rp0,8697 (kapitalisasi pasar Rp4,83T, volume 24 jam Rp148,65M), sedangkan Qtum diperdagangkan di Rp12.012 (kapitalisasi pasar Rp1,27T, volume 24 jam Rp78,69M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 3,8× kapitalisasi pasar Qtum, dan suplai beredar Terra Classic 5,5T / 6,5T LUNC (86%) dibanding 106,1M / 107,8M QTUM (99%) milik Qtum. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra Classic selama 190 Hari dan Qtum selama 69 Hari.

LUNCQTUM
Kap. Pasar
Rp4,83TRp1,27T
Volume (24h)
Rp148,65MRp78,69M
Suplai yang Beredar
5,5T / 6,5T LUNC (86%)106,1M / 107,8M QTUM (99%)
Typical Hold Time
190 Hari69 Hari

Ringkasan Aura AI

Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial

Terra Classic

LUNC saat ini diperdagangkan pada Rp0,87507 dengan kapitalisasi pasar Rp4,85T, menunjukkan sinyal teknis bearish dari rata-rata bergerak namun osilator netral. Token ini memiliki sirkulasi 86% dari total supply 6,5T LUNC dengan rata-rata hold time 190 hari. Tidak ada update protokol besar yang dilaporkan akhir-akhir ini.

Outlook keseluruhan tetap hati-hati karena tekanan jual teknis, dengan peluang terbatas pada rebound jika support kuat teruji. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi, likuiditas terbatas, dan ketidakpastian regulasi crypto di berbagai yurisdiksi.

Qtum

QTUM saat ini diperdagangkan pada Rp11.827 dengan kapitalisasi pasar Rp1,26 triliun, menunjukkan sinyal teknis bullish meski rata-rata bergerak masih bearish. Token ini mendekati level resistance kunci di Rp12.197 dengan sirkulasi supply mencapai 99%. Tren jangka pendek menunjukkan momentum positif didukung volume trading yang stabil, sementara fundamental jaringan terus berkembang dengan adopsi ekosistem blockchain QTUM.

Outlook keseluruhan positif dengan peluang kenaikan menuju resistance Rp12.483, namun investor perlu waspada terhadap volatilitas tinggi khas crypto dan potensi koreksi jika gagal menembus level resistance. Risiko utama termasuk tekanan regulator dan likuiditas terbatas di pasar IDR.

Sentimen investor di Pluang

Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir

LUNC
35% Beli65% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 190 Hari
QTUM
100% Beli0% Jual
Rata-rata periode kepemilikan · 69 Hari

Tentang Terra Classic

Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.

Selengkapnya di halaman LUNC

Tentang Qtum

QTUM (diucapkan "kuantum") adalah platform blockchain open-source dengan proof-of-stake (PoS) smart contract dan protokol transfer nilai. QTUM bertujuan untuk menyatukan kekuatan Bitcoin dan Ethereum dalam satu chain. Qtum dibangun di atas model transaksi UTXO Bitcoin, dengan fungsionalitas tambahan dari eksekusi smart contract dan DApps. Baru-baru ini, QTUM menambahkan dukungan untuk aplikasi DeFi. Per Maret 2021, ada lebih dari 20 token yang telah dibuat di blockchain Qtum.

Selengkapnya di halaman QTUM