Perbedaan Terra Classic dan Polygon: Terra Classic diperdagangkan di Rp1,08 (kapitalisasi pasar Rp5,98T, volume 24 jam Rp178,87M), sedangkan Polygon diperdagangkan di Rp1.518 (kapitalisasi pasar Rp16,12T, volume 24 jam Rp839,87M). Perbedaan utamanya: Polygon jauh lebih besar — sekitar 2,7× kapitalisasi pasar Terra Classic, dan suplai Terra Classic dibatasi (5,5T / 6,5T LUNC (86%)), sedangkan Polygon terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra Classic selama 187 Hari dan Polygon selama 68 Hari.
| LUNC | POL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,98T | Rp16,12T |
Volume (24h) | Rp178,87M | Rp839,87M |
Suplai yang Beredar | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) | 10,7B POL |
Typical Hold Time | 187 Hari | 68 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →Polygon Ecosystem Token berfungsi sebagai token utilitas dalam jaringan Polygon. Aset digital ini berperan penting dalam memfasilitasi berbagai operasi dan layanan di ekosistem Polygon. Fungsi utamanya termasuk staking, di mana pemegang token dapat mengunci token mereka sebagai bentuk keamanan dan berpartisipasi dalam mekanisme konsensus jaringan. Hal ini tidak hanya membantu mengamankan jaringan, tetapi juga memberikan imbalan kepada para pemegang token berupa tambahan token berdasarkan jumlah yang digunakan untuk staking.
Selengkapnya di halaman POL →