Perbedaan Terra Classic dan Mina: Terra Classic diperdagangkan di Rp1,09 (kapitalisasi pasar Rp5,98T, volume 24 jam Rp178,87M), sedangkan Mina diperdagangkan di Rp796,28 (kapitalisasi pasar Rp1,02T, volume 24 jam Rp94,5M). Perbedaan utamanya: Terra Classic jauh lebih besar — sekitar 5,9× kapitalisasi pasar Mina, dan suplai Terra Classic dibatasi (5,5T / 6,5T LUNC (86%)), sedangkan Mina terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra Classic selama 187 Hari dan Mina selama 61 Hari.
| LUNC | MINA | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp5,98T | Rp1,02T |
Volume (24h) | Rp178,87M | Rp94,5M |
Suplai yang Beredar | 5,5T / 6,5T LUNC (86%) | 1,3B MINA |
Typical Hold Time | 187 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Terra adalah protokol blockchain yang menggunakan stablecoin yang dipatok fiat untuk mendukung sistem pembayaran global dengan harga yang stabil. Terra menggabungkan stabilitas harga dan adopsi mata uang fiat yang luas dengan ketahanan sensor Bitcoin (BTC) dan menawarkan penyelesaian yang cepat dan terjangkau.
Selengkapnya di halaman LUNC →Protokol Mina adalah “blockchain ringkas” yang dibuat untuk membatasi persyaratan komputasi agar dapat menjalankan DApps dengan lebih efisien. Mina telah digambarkan sebagai blockchain teringan di dunia karena ukurannya dirancang untuk tetap konstan meskipun ada pertumbuhan dalam penggunaan.
Selengkapnya di halaman MINA →