Perbedaan Terra dan Plasma: Terra diperdagangkan di Rp764,14 (kapitalisasi pasar Rp543,46M, volume 24 jam Rp83,84M), sedangkan Plasma diperdagangkan di Rp1.320 (kapitalisasi pasar Rp3,58T, volume 24 jam Rp342,49M). Perbedaan utamanya: Plasma jauh lebih besar — sekitar 6,6× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai beredar Terra 710M LUNA dibanding 2,7B XPL milik Plasma. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 82 Hari dan Plasma selama 27 Hari.
| LUNA | XPL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp543,46M | Rp3,58T |
Volume (24h) | Rp83,84M | Rp342,49M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 2,7B XPL |
Typical Hold Time | 82 Hari | 27 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Terra (LUNA) menunjukkan sinyal bullish dengan harga saat ini Rp764,17 dan market cap Rp543,86 juta. Indikator teknis Moving Averages dan Oscillators mengkonfirmasi tren positif, meskipun RSI menunjukkan kondisi overbought. Token berada di atas support kunci S1 (Rp758) dengan resistance terdekat di R1 (Rp960). Hold time rata-rata 82 hari mengindikasikan keyakinan jangka panjang holder.
Outlook positif didukung momentum teknis kuat, namun risiko overbought dan volatilitas tinggi perlu diwaspadai. Peluang terletak pada breakout di atas Rp960, sementara break di bawah Rp758 bisa memicu koreksi. Perhatikan perkembangan ekosistem Terra dan sentimen pasar crypto secara keseluruhan.
Token XPL saat ini diperdagangkan pada Rp1.324 dengan kapitalisasi pasar Rp3,53 triliun. Sinyal teknis netral dengan indikator RSI menunjukkan kondisi seimbang. Harga berada di antara support kuat di Rp1.252 dan resistance di Rp1.444. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem signifikan yang dilaporkan dalam beberapa bulan terakhir berdasarkan data CoinGecko per Juli 2026.
Outlook netral dengan potensi pergerakan sideways dalam jangka pendek. Peluang terletak pada breakout di atas resistance Rp1.444, sementara risiko utama adalah volatilitas tinggi khas crypto dan kurangnya perkembangan fundamental yang dapat mendorong adopsi jaringan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →Plasma is a Layer 1 blockchain designed to power the global stablecoin economy. Built for fast, zero-fee USDT payments and customizable gas tokens, it enables borderless, permissionless access to financial services. With its global payments network and integrated products, Plasma is establishing itself as the native chain for stablecoin transactions.
Selengkapnya di halaman XPL →