Perbedaan Terra dan Walrus: Terra diperdagangkan di Rp869,11 (kapitalisasi pasar Rp615,14M, volume 24 jam Rp80,24M), sedangkan Walrus diperdagangkan di Rp559,62 (kapitalisasi pasar Rp1,38T, volume 24 jam Rp64,01M). Perbedaan utamanya: Walrus jauh lebih besar — sekitar 2,2× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai Walrus dibatasi (2,5B / 5B WAL (50%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 81 Hari dan Walrus selama 22 Hari.
| LUNA | WAL | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp615,14M | Rp1,38T |
Volume (24h) | Rp80,24M | Rp64,01M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 2,5B / 5B WAL (50%) |
Typical Hold Time | 81 Hari | 22 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token LUNA saat ini diperdagangkan di Rp865,1 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Pivot point menunjukkan support kunci di Rp818 dan resistance di Rp905. Volume dan likuiditas terbatas dengan market cap Rp613,05 juta. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance Rp905, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan tekanan jual teknis yang kuat. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan kurangnya perkembangan fundamental.
WAL (Walrus) saat ini diperdagangkan di Rp560,53 dengan kapitalisasi pasar Rp1,38 triliun, mencerminkan setengah dari total suplai maksimum 5 juta token yang sudah beredar. Sinyal teknis keseluruhan bearish dengan moving averages menunjukkan tekanan jual dominan, sementara osilator dalam kondisi netral. Harga saat ini berada di dekat pivot point Rp561, dengan support terdekat di Rp552 dan resistance di Rp575. Tidak ada perkembangan fundamental signifikan yang dilaporkan untuk token ini.
Outlook keseluruhan menunjukkan tekanan bearish jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang utama terletak pada potensi rebound dari level support Rp529-552 jika momentum berbalik, namun investor perlu waspada terhadap likuiditas terbatas dan sentimen pasar kripto yang masih berhati-hati. Risiko utama termasuk volatilitas tinggi karakteristik aset kripto kecil dan ketergantungan pada dinamika pasar secara keseluruhan.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →Walrus adalah protokol penyimpanan data terdesentralisasi dan platform pengembangan aplikasi yang memungkinkan pengelolaan file besar dan konten media kaya seperti video, gambar, dan audio. Dibangun di atas Sui, Walrus mendukung penyimpanan data on-chain dan off-chain menggunakan smart contract berbasis Move. Dikembangkan oleh Mysten Labs, Walrus adalah jaringan pertama yang memungkinkan penyimpanan data berukuran besar secara on-chain, meningkatkan penggunaan data bagi proyek Web3 dan mendukung pengembangan bisnis on-chain yang beragam.
Selengkapnya di halaman WAL →