Perbedaan Terra dan Venom: Terra diperdagangkan di Rp772,04 (kapitalisasi pasar Rp542,19M, volume 24 jam Rp67,18M), sedangkan Venom diperdagangkan di Rp333,71 (kapitalisasi pasar Rp340,86M, volume 24 jam Rp2,89M). Perbedaan utamanya: Terra lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Venom dibatasi (988,9M / 8B VENOM (13%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 82 Hari dan Venom selama 24 Hari.
| LUNA | VENOM | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp542,19M | Rp340,86M |
Volume (24h) | Rp67,18M | Rp2,89M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 988,9M / 8B VENOM (13%) |
Typical Hold Time | 82 Hari | 24 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →Venom adalah jaringan Layer 0 dan Layer 1 berbasis teknologi mesh yang mendukung platform berskala besar seperti stablecoin dan CBDC. Skalabilitas tinggi, kecepatan, dan biaya rendah membuatnya ideal untuk dApp Web3, sambil memastikan keamanan dan stabilitas sistem dengan beban tinggi.
Selengkapnya di halaman VENOM →