Perbedaan Terra dan xMoney: Terra diperdagangkan di Rp772,04 (kapitalisasi pasar Rp542,19M, volume 24 jam Rp67,18M), sedangkan xMoney diperdagangkan di Rp136,05 (kapitalisasi pasar Rp98,35M, volume 24 jam Rp327,35M). Perbedaan utamanya: Terra jauh lebih besar — sekitar 5,5× kapitalisasi pasar xMoney, dan suplai xMoney dibatasi (704,1M / 1B UTK (71%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 82 Hari dan xMoney selama 49 Hari.
| LUNA | UTK | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp542,19M | Rp98,35M |
Volume (24h) | Rp67,18M | Rp327,35M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 704,1M / 1B UTK (71%) |
Typical Hold Time | 82 Hari | 49 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Belum ada data sentimen.
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →xMoney (sebelumnya bernama Utrust) didesain sebagai solusi untuk masalah yang mengakibatkan rendahnya penggunaan mata uang kripto sebagai metode pembayaran, terlebih keamanan platform pembayaran yang kurang berkembang dan biaya yang relatif tinggi. Tujuan utama dari platform ini adalah untuk membangun sistem yang mengizinkan transaksi kripto cepat dan efisien dengan biaya rendah, sehingga merchant dapat menjangkau audiens pemegang kripto yang lebih luas. Platform ini juga mengizinkan pembeli untuk melakukan pembelian secara aman sambil menawarkan juga pilihan untuk refund, serta melindungi para penjual dari volatilitas pasar kripto yang tinggi.
Selengkapnya di halaman UTK →