Perbedaan Terra dan Trust Wallet Token: Terra diperdagangkan di Rp758,08 (kapitalisasi pasar Rp538,34M, volume 24 jam Rp72,94M), sedangkan Trust Wallet Token diperdagangkan di Rp7.266 (kapitalisasi pasar Rp3,14T, volume 24 jam Rp121,9M). Perbedaan utamanya: Trust Wallet Token jauh lebih besar — sekitar 5,8× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai Trust Wallet Token dibatasi (429,9M / 999,9M TWT (43%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 82 Hari dan Trust Wallet Token selama 31 Hari.
| LUNA | TWT | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp538,34M | Rp3,14T |
Volume (24h) | Rp72,94M | Rp121,9M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 429,9M / 999,9M TWT (43%) |
Typical Hold Time | 82 Hari | 31 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →Aplikasi seluler Trust Wallet merupakan dompet kripto dengan berbagai mata uang yang memberikan pengguna akses ke berbagai aset digital dengan built-in DEX (bagi pengguna Android). Trust Wallet bergabung dalam ekosistem Binance pada tahun 2018 dan telah menjadi dompet kripto resmi dari Binance Smart Chain (BSC). Trust Wallet Token (TWT) adalah governance token serbaguna bawaan dari Trust Wallet dan tersedia dalam BEP-2 (Binance Chain) dan BEP-20 (Binance Smart Chain).
Selengkapnya di halaman TWT →