Perbedaan Terra dan Thena: Terra diperdagangkan di Rp763,2 (kapitalisasi pasar Rp542,75M, volume 24 jam Rp67,65M), sedangkan Thena diperdagangkan di Rp1.039 (kapitalisasi pasar Rp137,89M, volume 24 jam Rp69,09M). Perbedaan utamanya: Terra jauh lebih besar — sekitar 3,9× kapitalisasi pasar Thena, dan suplai Thena dibatasi (133,3M / 326,1M THE (41%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 82 Hari dan Thena selama 61 Hari.
| LUNA | THE | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp542,75M | Rp137,89M |
Volume (24h) | Rp67,65M | Rp69,09M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 133,3M / 326,1M THE (41%) |
Typical Hold Time | 82 Hari | 61 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →Thena adalah pertukaran terdesentralisasi (DEX) yang beroperasi dalam BNB Chain. Thena menyediakan layanan luas untuk aktivitas keuangan terdesentralisasi (DeFi). Ini juga dirancang untuk memfasilitasi trading spot dan perpetual untuk berbagai jenis aset, sehingga dapat memenuhi kebutuhan berbagai partisipan dalam ekosistem DeFi.
Selengkapnya di halaman THE →