Perbedaan Terra dan Synapse: Terra diperdagangkan di Rp865,1 (kapitalisasi pasar Rp614,25M, volume 24 jam Rp76,41M), sedangkan Synapse diperdagangkan di Rp4.599 (kapitalisasi pasar Rp1,08T, volume 24 jam Rp584,99M). Perbedaan utamanya: Synapse lebih besar dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Synapse dibatasi (236,5M / 250M SYN (95%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 81 Hari dan Synapse selama 18 Hari.
| LUNA | SYN | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp614,25M | Rp1,08T |
Volume (24h) | Rp76,41M | Rp584,99M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 236,5M / 250M SYN (95%) |
Typical Hold Time | 81 Hari | 18 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →Synapse adalah protokol interoperabilitas yang dirancang untuk mengirim data arbitrer secara aman dan aman di antara blockchain. Pengguna dapat mentransfer dan menukar aset mereka di berbagai chain, termasuk ekosistem layer 1, layer 2, dan sidechain. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan kompatibilitas antar-blockchain dengan membantu pengguna memindahkan aset mereka antar jaringan secara lebih efisien.
Selengkapnya di halaman SYN →