Perbedaan Terra dan Subsquid: Terra diperdagangkan di Rp862,36 (kapitalisasi pasar Rp610,76M, volume 24 jam Rp87,52M), sedangkan Subsquid diperdagangkan di Rp552,38 (kapitalisasi pasar Rp554,66M, volume 24 jam Rp74,01M). Perbedaan utamanya: Terra dan Subsquid berukuran mirip dari sisi kapitalisasi pasar, dan suplai Subsquid dibatasi (1B / 1,3B SQD (76%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 81 Hari dan Subsquid selama 8 Hari.
| LUNA | SQD | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp610,76M | Rp554,66M |
Volume (24h) | Rp87,52M | Rp74,01M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 1B / 1,3B SQD (76%) |
Typical Hold Time | 81 Hari | 8 Hari |
Sinyal dari Aura AI Pluang — bukan nasihat finansial
Token LUNA saat ini diperdagangkan di Rp865,1 dengan sinyal teknis bearish berdasarkan rata-rata bergerak, meskipun osilator netral. Pivot point menunjukkan support kunci di Rp818 dan resistance di Rp905. Volume dan likuiditas terbatas dengan market cap Rp613,05 juta. Tidak ada update protokol atau perkembangan ekosistem yang signifikan dalam beberapa bulan terakhir.
Outlook keseluruhan bearish dalam jangka pendek dengan risiko volatilitas tinggi. Peluang terbatas pada breakout di atas resistance Rp905, namun investor harus waspada terhadap likuiditas rendah dan tekanan jual teknis yang kuat. Risiko utama termasuk volatilitas ekstrem dan kurangnya perkembangan fundamental.
Token SQD saat ini diperdagangkan pada Rp548,17 dengan kapitalisasi pasar Rp554,02 juta, menunjukkan sinyal teknis bearish berdasarkan moving averages dan ADX. Supply yang terbatas (1,3 juta token) dengan 76% sudah beredar memberikan dasar fundamental yang kuat, namun volume dan likuiditas terbatas. Tidak ada update protokol signifikan yang dilaporkan dalam beberapa pekan terakhir berdasarkan CoinGecko per 2024.
Outlook keseluruhan netral-cenderung bearish dengan risiko volatilitas tinggi karena likuiditas rendah. Peluang utama terletak pada tokenomics yang ketat, sementara risiko utama mencakup tekanan jual teknis dan eksposur terbatas di pasar kripto global. Investor harus memantau level support kunci di Rp531 dan Rp515.
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →Subsquid Network adalah danau data serta mesin kueri terdesentralisasi yang memberikan akses cepat dan tanpa izin bagi developer untuk memanfaatkan data blockchain. Dengan arsitektur modular dan keamanan berbasis ZK proofs, Subsquid menghadirkan skalabilitas tinggi untuk kebutuhan indexing blockchain, pengembangan dApp, dan analitik. Berbeda dengan framework monolitik yang kaku dan sulit beradaptasi, Subsquid menawarkan alternatif efisien dan terdesentralisasi dibandingkan infrastruktur terpusat seperti penyedia RPC dan API besar—mendorong terciptanya internet yang lebih terbuka, netral, dan ramah developer di era Web3.
Selengkapnya di halaman SQD →