Perbedaan Terra dan Render: Terra diperdagangkan di Rp770,79 (kapitalisasi pasar Rp546,83M, volume 24 jam Rp320,26M), sedangkan Render diperdagangkan di Rp22.422 (kapitalisasi pasar Rp11,63T, volume 24 jam Rp309,58M). Perbedaan utamanya: Render jauh lebih besar — sekitar 21,3× kapitalisasi pasar Terra, dan suplai Render dibatasi (518,8M / 644,2M RENDER (81%)), sedangkan Terra terus bertambah. Mana yang lebih baik tergantung tujuan investasimu — di Pluang, investor rata-rata menyimpan Terra selama 82 Hari dan Render selama 48 Hari.
| LUNA | RENDER | |
|---|---|---|
Kap. Pasar | Rp546,83M | Rp11,63T |
Volume (24h) | Rp320,26M | Rp309,58M |
Suplai yang Beredar | 710M LUNA | 518,8M / 644,2M RENDER (81%) |
Typical Hold Time | 82 Hari | 48 Hari |
Aktivitas investor Pluang dalam 30 hari terakhir
Berita terbaru kedua aset
Protokol Terra 2.0 adalah protokol blockchain publik yang terdesentralisasi dan open-source. Luna adalah token staking asli protokol Terra yang digunakan untuk tata kelola dan penambangan. Jaringan Terra 2.0 tidak akan memiliki stablecoin, dan pemegang jaringan Terra Classic lama akan mendapatkan koin asli Luna yang baru. Dalam rencananya, pengembang ekosistem Terra akan bermigrasi dan menyebarkan dapps mereka di blockchain baru.
Selengkapnya di halaman LUNA →Render Network adalah platform rendering GPU terdesentralisasi pertama, yang memungkinkan para seniman untuk meningkatkan pekerjaan rendering GPU sesuai permintaan ke Node GPU berperforma tinggi di seluruh dunia. Melalui pasar blockchain untuk pemrosesan GPU yang tidak digunakan, jaringan ini memberikan para seniman kemampuan untuk meningkatkan pekerjaan rendering generasi berikutnya dengan biaya yang jauh lebih rendah dan kecepatan yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan cloud GPU terpusat.
Selengkapnya di halaman RENDER →